UTM Raih Penghargaan Konservasi Mangrove, Rektor Tekankan Aksi Nyata Berkelanjutan

2 Min Read
2 Min Read

PerihalPendidikan – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menegaskan konsistensinya sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen pada pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui penghargaan yang diterima dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam rangkaian Festival Mangrove ke-8 di kawasan pesisir Mlajah, Senin (3/11/2025).

Penghargaan diberikan kepada UTM sebagai Insan Peduli Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove serta Pengurangan Emisi Karbon, atas kiprah kampus dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di Madura.

Rektor UTM, Prof. Dr. Safi, SH., MH., menyampaikan bahwa pelestarian lingkungan adalah bagian dari misi akademik dan tanggung jawab sosial universitas. Menurutnya, kampus tidak hanya menjadi pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga motor perubahan yang mendorong keberlangsungan alam.

“Konservasi mangrove merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan ilmiah kami. UTM terus mendorong integrasi riset dan edukasi untuk mendukung keberlanjutan lingkungan,” ujar Prof. Safi.

Ia menekankan bahwa berbagai program berbasis Green Campus tengah dikembangkan, meliputi penelitian, edukasi publik, serta penguatan ekosistem lingkungan di wilayah pesisir Madura. Prof. Safi berharap kegiatan seperti Festival Mangrove tidak berhenti pada seremoni, tetapi berlanjut menjadi gerakan nyata yang melibatkan masyarakat, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kita dorong sinergi lebih luas, termasuk dengan industri dan lembaga energi seperti SKK Migas melalui K3S PHE WMO dan NJO. Kolaborasi lintas sektor penting untuk memastikan program konservasi berjalan efektif, terlebih dalam kondisi APBD yang terbatas,” jelasnya.

Festival Mangrove ke-8 tidak hanya berfokus pada penanaman bibit dan pelepasan biota laut, tetapi juga meneguhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan pesisir Madura. Laut Madura, tegas Prof. Safi, merupakan sumber kehidupan masyarakat yang harus dilindungi melalui kerja bersama yang berkelanjutan.

Share This Article