Iip Suriyanto Tegaskan Mahasiswa Baru Kepulauan Kangean Siap Berdaya Saing di UNIBA Madura

2 Min Read
2 Min Read

PerihalDaerah Rangkaian Student Orientation and Campus Induction (SOeCI) 2025 yang resmi dimulai pada 15 Agustus di Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura tidak hanya menjadi ajang pengenalan kampus, tetapi juga ruang bagi mahasiswa baru untuk mendengar inspirasi langsung dari para tokoh muda.

Salah satunya datang dari Iip Suriyanto, Wakil Menteri Luar Negeri BEM KM UNIBA Madura sekaligus putra asli Kepulauan Kangean. Dalam sambutannya, Iip menegaskan bahwa mahasiswa dari daerah kepulauan memiliki potensi besar untuk bersaing, meskipun sering dihadapkan pada keterbatasan akses pendidikan maupun geografis.

Anak-anak kepulauan tidak boleh lagi dipandang sebelah mata. Justru dari keterbatasan itulah lahir ketangguhan, kemandirian, dan daya juang. Kita harus percaya diri, bukan sekadar mengikuti, tapi siap memimpin,” ungkap Iip.

Ia menekankan, kehadiran mahasiswa baru asal Kangean di UNIBA Madura adalah bukti bahwa generasi kepulauan tidak kalah dengan mahasiswa dari perkotaan. Identitas sebagai putra-putri kepulauan menurutnya merupakan kekuatan tersendiri, karena membentuk pribadi yang terbiasa beradaptasi, ulet, dan solid dalam menghadapi tantangan.

Lebih dari itu, Iip mendorong mahasiswa dari wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) untuk menjadikan kampus sebagai ruang aktualisasi diri. Dengan ilmu pengetahuan, jaringan, dan pengalaman organisasi, mereka bisa menembus sekat-sekat keterbatasan hingga tampil di panggung nasional bahkan internasional.

Kampus ini adalah titik pijak. Dari sini kita bisa membuktikan bahwa keterisolasian geografis bukan penghalang, tapi batu loncatan untuk melompat lebih tinggi,” tambahnya dengan optimis.

Pesan Iip Suriyanto memberi warna berbeda dalam SOeCI 2025. Jika sebagian narasi menyoroti strategi pergerakan mahasiswa secara kolektif, maka Iip menekankan dimensi personal dan kultural: bahwa identitas kepulauan bukan beban, melainkan modal berharga untuk menghadapi kompetisi global.

Dengan demikian, SOeCI 2025 tidak hanya menyiapkan mahasiswa baru untuk mengenal kampus, tetapi juga membangkitkan kesadaran bahwa dari berbagai latar belakang—termasuk dari pulau-pulau terluar—mahasiswa UNIBA Madura punya kesempatan yang sama untuk tumbuh, berdaya, dan bersinar.

Share This Article